Bandar Lampung – Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, tampil memukau dalam pemaparan Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 dengan mengusung berbagai inovasi pelayanan publik berbasis digital dan pemberdayaan masyarakat yang mendukung terwujudnya ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Di hadapan Tim Penilai Provinsi Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Selasa (23/06/2026), Lurah Iringmulyo, Yulina Sari, S.Mn., memaparkan transformasi pembangunan yang berhasil dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai lembaga kemasyarakatan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Metro, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Camat Metro Timur, serta Tim Penggerak PKK.
Mengusung semangat “Kelurahan Inovatif, Masyarakat Adaptif”, Iringmulyo menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia, transformasi pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu inovasi unggulan yang menjadi perhatian tim penilai adalah penerapan Smart Village, sebuah sistem pelayanan berbasis digital yang menghadirkan kemudahan akses layanan administrasi, transparansi informasi publik, serta penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat secara lebih efektif dan efisien.
Tak hanya itu, Iringmulyo juga berhasil mengembangkan berbagai kampung tematik yang menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat, seperti Kampung Inggris yang mendorong peningkatan kapasitas generasi muda dalam penguasaan bahasa asing, serta Kampung Banten yang memperkuat nilai budaya dan kerukunan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Di sektor kesehatan dan lingkungan, berbagai inovasi lahir sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat. Program Omah Peluk hadir sebagai ruang pendampingan sosial dan kesehatan keluarga, sementara Home Care Geliat memberikan layanan kesehatan jemput bola bagi warga yang membutuhkan. Inovasi Pelangi memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat secara terpadu, sedangkan Arisan Sedot Tinja (ARSETI) menjadi terobosan unik dalam meningkatkan sanitasi lingkungan melalui skema gotong royong yang berkelanjutan.
Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui program percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, pengelolaan bank sampah, hingga pengembangan produk unggulan UMKM yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru.
Menurut Lurah Iringmulyo, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Transformasi yang kami lakukan bukan sekadar menghadirkan inovasi, tetapi bagaimana inovasi tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga. Kami ingin menjadikan Iringmulyo sebagai kelurahan yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Lomba Kelurahan Berprestasi menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui berbagai inovasi yang telah dikembangkan, Kelurahan Iringmulyo optimistis mampu meraih hasil terbaik pada ajang Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Lebih dari itu, Iringmulyo ingin membuktikan bahwa transformasi digital, inovasi sosial, dan partisipasi masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional dari tingkat kelurahan menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Red)(Admmetim)(df)